Follow My Twitter

hosting indonesia

Pelajar Inspiratif dan Mahasiswa Aktif Kreatif

Pelajar Inspiratif Bersama Mahasiswa Aktif dan Kreatif - Wa, menarik ya jika Pelajar Inspiratif Bersama Mahasiswa Aktif dan Kreatif bisa bersama-sama menjadikan Indonesia ini lebih baik. Kebutuhan akan Pelajar Inspiratif Bersama Mahasiswa Aktif dan Kreatif, serta Pemuda Inspiratif di Indonesia sekarang ini sangat di butuhkan karena keberadaan Pelajar Inspiratif Bersama Mahasiswa Aktif dan Kreatif, sudah sangat jarang di temukan.

Pelajar Inspiratif Bersama Mahasiswa Aktif dan Kreatif
Tips Menjadi Pelajar Inspiratif By Muhammad Wahyulloh
Berikut sedikit Tips menjadi pelajar yang inspiratif yang sedang saya kembangkan pada diri saya sendiri :
  1. Ibadah harus di nomer satukan, karena dengan terus mendekatkan diri kepada yang Maha Kuasa pasti kita akan lebih tenang dalam menjalani segala aktifitas.
  2. Selalu mengikuti kegiatan Positif, baik itu bersifat kerohanian ataupun organisasi, untuk meningkatkan jiwa social kita.
  3. Terus berkarya dengan kemampuan yang kita miliki, jika kamu gagal, try again and try again
  4. Prioritaskan yang lebih penting.
  5. Mengembangkan kemampuan diri tidak hanya dalam satu skill, sebenarnya banyak potensi dalam diri kita yang mampu kita kembangkan, karena satu skill saja tidak cukup.
  6. Tidak meremehkan segala yang orang lain lakukan karena belum tentu kamu bisa.
Referensi: //w4hyulloh.blogspot.com/2013/06/Pelajar-Inspiratif-Indonesia-By-Muhammad-Wahyulloh.html

Bagaimana cara menjadi Mahasiswa Aktif dan Kreatif. Sebaiknya sikap aktif ditumbuhkan dari anak usia dini. berikut ini beberapa cara menumbuhkan sikap aktif dan kreatif.
1. Para orangtua sebaiknya memberikan kesempatan pada anak untuk mengungkapkan pendapatnya. Biarkan anak menyampaikan omongannya, dan kita sebagai orangtua adalah menghargai omongan atau pendapat anak tersebut. Memaksakan kehendak kepada anak sebaiknya dihindari apalagi meremehkan pendapat anak dan menganggap bahwa pendapat orangtua lah yang paling benar.

2. Berilah anak kesempatan untuk mengambil keputusan hasil buah pemikirannya selama hasil pemikiran tersebut tidak merugikan orang lain atau diri sendiri. Apabila akhirnya si anak membuat kesalahan maka itu merupakan bahan pembelajaran untuk anak. Biarkan anak untuk praktek dan belajar. Peran orangtua adalah mengawasi dan membantu ketika anak ada kesulitan 

3. Para orangtua sebaiknya memberikan kesempatan anak untuk lebih mandiri. Biarkan anak melakukan kegiatannya sendiri. Apabila anak melakukan keberhasilan maka berilah pujian atau penghargaan sekecil apapun yang telah dilakukan anak. Hal ini akan mendorong anak untuk lebih semangat lagi untuk memunculkan daya kreatifitasnya. 

4. Sebaiknya para orangtua memberikan rangsangan kepada anak agar anak tertarik dengan hal-hal baru atau benda-benda baru. Rangsangan tersebut bisa kita berikan dengan memberikan buku-buku, mainan edukatif atau gambar-gambar. Ajaklah anak untuk belajar mengeksplorasi kehidupan sekelilingnya. Ini berfungsi agar anak bisa melihat merasakan mendengar kejadian-kejadian disekelilingnya. Ketika anak aktif bertanya berikanlah jawaban dan tidak diperbolehkan untuk mematikan rasa ingin tahu anak. 

5. Berikanlah kesempatan pada anak untuk berekspresi dengan media yang disenanginya. Ini bertujuan agar si anak belajar untuk mengembangkan daya imajinasinya dan mempraktekkan dalam dunia nyatanya.