Follow My Twitter

hosting indonesia

Tidak Ada Black List di Perguruan Tinggi Negeri

Tidak Ada Black List di Perguruan Tinggi Kampus - Hai sahabat semua, kali ini saya ingin menulis menggenai sebuah opini yang mengatakan bahwa jika kita daftar di sebuah kampus/universitas, kemudian lulus/masuk, akan tetapi tidak kita ambil, maka SMA/SMK kita akan di BLACK LIST oleh perguruan tinggi/kampus! Na, soal itu yang sampai sekarang masih belum ada penjelasan secara real dan logis untuk di publikasikan.

Tidak Ada Black List di Perguruan Tinggi Kampus
Tidak Ada Black List di Perguruan Tinggi Kampus
Hal ini perlu untuk dijelaskan agar guru-guru bimbingan dalam masuk perguruan tinggi melarang anak untuk mendaftarkan diri di berbagai kampus/universitas. Secara logis Tidak Ada Black List di Perguruan Tinggi atau Kampus karena jika di lihat secara tahapan jalur masuk perguruan tinggi adalah sebagai berikut:
  1. Jalur Bidik Misi
  2. Jalur Undangan/Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). 17 Februari – 31 Maret 2014.
  3. Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pendaftaran online dibuka dari tanggal 12 Mei 2014 pukul 08.00 WIB sampai dengan 6 Juni 2014 pukul 22.00 WIB.
  4. Jalur Seleksi Mandiri yang di lakukan Universitas/Kampus
Jika dilihat dari jalur tersebut tentu ada KUOTA yang harus dipenui oleh pihak universitas/kampus untuk calon mahasiswa baru (MABA). Na, jika di jalur Undangan tersebut terpenui dengan sekolah-sekolah Undangan, dan kemudian siswa yang dari sekolah Undangan tersebut Lolos, namun tidak mendaftar/dimasuki, otomatis jatah yang seharusnya terpenui menjadi tidak terpenui. Untuk memudahkan penjelasan saya memakai contoh sebagai berikut.

Sebuah kelas (kampus) harus di isi oleh 40 siswa dari sekolah undangan A, B, C, dan D. Setelah seleksi sekolah A=10 siswa, B=5 siswa, C=20 siswa, dan D=5 siswa. Setelah di umumkan ternyata kelas C hanya 10 siswa saja yang melakukan pendaftaran ulang. Maka ada 10 siswa yang tidak melakukan pendaftaran, padahal sudah di terima di jalur Undangan Kampus/Universitas. Apa sekolah C di BLACK LIST? Jawabannya adalah TIDAK ADA BLACK LIST untuk SEKOLAH. Kenapa demikian? Secara KUOTA jatahnya adalah 40, namun hanya terpenui 30 saja, maka jatah tersebut akan di masukan dalam JATAH JALUR SELANJUTNYA

Kondisi ini perlu di jelaskan kepada sekolah dan guru pembimbing, khususnya yang menangani informasi seleksi perguruan tinggi. Guru yang menangani masalah perguruan tinggi biasanya adalah guru BK (Bimbingan Konseling). Guru juga harus Aktif dalam memberikan informasi kepada siswanya karena mereka masih BUTA dan tidak TAU, fungi guru tentu WAJIB memberi tahu hal yang benar dan positif.

Sedangkan antara sekolah di Undang dan Tidak itu terletak BUKAN dari Universitas/Kampus namun sekolah Bapak/Ibu mengajuhkan atau tidak ke Universitas/Kampus yang bersangkutan. Selain itu kampus/universitas memang memiliki kreteria penilaian sendiri untuk melakukan undangan atau tidak yang biasanya berdasarkan data dari Statistik Lokasi, Jumlah Asal Mahasiswa, Lulusan Terbaik, dan sebagainya. 

Mulai sekarang untuk Adik-Adik SMAku yang ingin masuk ke Perguruan Tinggi, jangan ragu untuk mendaftarkan diri ke SEMUA Universitas Negeri di Indonesia. Satu hal yang penting dan menjadi pondasi utama adalah Sejauh Mana Orang Tua Anda mampu untuk membiayai biaya pendaftaran tersebut. Pesan saya adalah "Selama Ada Kemauan Pasti Ada Jalan". Saya Dedi Mukhlas seorang Mahasiswa di FIP UM 2009. Jangan takut meraih pendidikan yang lebih tinggi, Maju Indonesia.